{"id":426,"date":"2024-02-22T00:00:00","date_gmt":"2024-02-22T00:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/2024\/02\/22\/apa-beda-nya-arus-ac-dan-dc\/"},"modified":"2024-02-22T00:00:00","modified_gmt":"2024-02-22T00:00:00","slug":"apa-beda-nya-arus-ac-dan-dc","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/2024\/02\/22\/apa-beda-nya-arus-ac-dan-dc\/","title":{"rendered":"Apa Beda nya Arus AC dan DC"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/images.unsplash.com\/photo-1610056494052-6a4f83a8368c\" alt=\"black usb cable plugged in white electric socket\" \/><\/p>\n<p dir=\"auto\" class=\"body-large\"><span>Arus listrik adalah aliran muatan listrik yang mengalir dari satu titik ke titik lain dalam suatu rangkaian tiap satuan waktu.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/tirto.id\/rangkuman-arus-listrik-perbedaan-ac-dc-contoh-sumber-tegangan-gjt1\">Berdasarkan arah alirannya, arus listrik dibagi menjadi dua kategori, yakni arus searah (DC) dan arus bolak-balik (AC)<\/a>.<\/span><\/p>\n<p dir=\"auto\" class=\"body-large\"><span>Arus searah (DC) atau arus listrik searah, merupakan arus listrik yang mengalir dari kutub negatif ke positif, dan hanya terjadi dalam satu arah saja.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/tirto.id\/rangkuman-arus-listrik-perbedaan-ac-dc-contoh-sumber-tegangan-gjt1\">Arus searah biasanya dihasilkan oleh sumber listrik seperti baterai atau aki<\/a>. Sedangkan arus bolak-balik (AC) atau arus listrik bolak-balik, merupakan arus listrik yang mengalir dengan secara bergantian mengubah polaritasnya. Dalam hal ini, muatan listriknya bergerak bolak-balik di dalam rangkaian listrik.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/tirto.id\/rangkuman-arus-listrik-perbedaan-ac-dc-contoh-sumber-tegangan-gjt1\">Arus bolak-balik biasanya dihasilkan oleh generator yang dapat menghasilkan listrik<\/a>.<\/span><\/p>\n<p dir=\"auto\" class=\"body-large\"><span>Perbedaan utama antara arus DC dan AC terletak pada arah aliran energi listrik dan karakteristiknya.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/www.edukasikini.com\/2021\/01\/teori-arus-ac-apa-itu-arus-ac-dan.html\">Pada arus DC, elektron mengalir dengan mantap dalam satu arah atau maju, sedangkan pada arus AC, elektron bergantian arah alirannya dalam interval periodik<\/a>.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/www.gesainstech.com\/2024\/01\/perbedaan-arus-listrik-ac-dan-dc.html\">Arus DC memiliki polaritas tetap, sedangkan arus AC tidak memiliki polaritas tetap<\/a>.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/tirto.id\/rangkuman-arus-listrik-perbedaan-ac-dc-contoh-sumber-tegangan-gjt1\">Arus DC biasanya digunakan pada peralatan elektronik seperti komputer, laptop, televisi, dan lampu LED<\/a>.&nbsp;<a class=\"tooltip-target\" href=\"https:\/\/tirto.id\/rangkuman-arus-listrik-perbedaan-ac-dc-contoh-sumber-tegangan-gjt1\">Sedangkan arus AC biasanya digunakan pada peralatan elektronik seperti kulkas, AC, dan mesin cuci<\/a>.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Arus listrik adalah aliran muatan listrik yang mengalir dari satu titik ke titik lain dalam suatu rangkaian tiap satuan waktu.&nbsp;Berdasarkan arah alirannya, arus listrik dibagi menjadi dua kategori, yakni arus searah (DC) dan arus bolak-balik (AC). Arus searah (DC) atau arus listrik searah, merupakan arus listrik yang mengalir dari kutub negatif ke positif, dan hanya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/426"}],"collection":[{"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=426"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/426\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=426"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=426"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/putradelima.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=426"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}