Pipa Inch ke mm: Tabel Konversi dan Cara Menghitungnya
Pipa 1 inch tidak selalu 25,4 mm. Cek tabel IDN dan OD agar tidak salah ukuran.

Pipa inch ke mm bisa dihitung dengan rumus 1 inch = 25,4 mm. Namun, rumus tersebut tidak selalu menunjukkan ukuran sebenarnya pada pipa karena angka inch tersebut umumnya merupakan ukuran nominal, bukan diameter yang bisa diukur langsung.
Contohnya, pipa baja 1 inch memiliki ukuran nominal NPS 1 atau DN 25, tetapi diameter luarnya mencapai 33,4 mm. Jadi, jika Anda membutuhkan klem atau fitting untuk pipa tersebut, ukuran 25,4 mm bukan acuan yang tepat.
Artikel ini membahas standar ukuran pipa, tabel konversi inch ke mm, perbedaan ukuran berdasarkan material, serta hal yang perlu diperhatikan agar tidak salah memilih pipa dan sambungannya. Simak hingga akhir.
Standar yang Digunakan pada Ukuran Pipa
Ukuran pipa inch ke mm juga dapat ditulis menggunakan NPS (Nominal Pipe Size) dalam inch atau DN (Diameter Nominal) dalam satuan nominal milimeter. Keduanya merupakan nama ukuran, sehingga tidak selalu menunjukkan diameter luar atau diameter dalam pipa secara langsung.
Beberapa standar yang umum digunakan antara lain:
- NPS (Nominal Pipe Size): sistem penamaan ukuran pipa dalam inch yang digunakan dalam berbagai standar perpipaan, termasuk ASME B36.10M.
- DN (Diameter Nominal): penamaan ukuran nominal yang digunakan secara internasional dan didefinisikan dalam ISO 6708.
- Pipa baja: dimensi pipa seperti NPS dan diameter luar mengacu pada standar dimensi, seperti ASME B36.10M. ASTM A53 merupakan salah satu standar spesifikasi untuk pipa baja.
- Pipa PPR: dimensi mengacu pada standar seperti DIN 8077 dan DIN 8078.
- Pipa HDPE: sistem perpipaan dapat mengacu pada ISO 4427, dengan ukuran yang umumnya dinyatakan berdasarkan diameter luar dalam milimeter.
- Pipa PVC: ukuran dan persyaratannya mengikuti standar yang sesuai dengan jenis serta penggunaan pipanya.
Oleh karena itu, angka inch pada satu jenis pipa tidak selalu bisa dibandingkan langsung dengan diameter pipa dari material lain.
Baca Juga: Ketahui Fungsi Kontaktor, Cara Kerja, dan Jenisnya
Cara Konversi Pipa Inch ke mm
Ada dua cara yang bisa digunakan, tergantung kebutuhan. Jika hanya ingin mengubah satuan panjang, gunakan rumus 25,4 mm. Namun, jika ingin mengetahui ukuran pipa, gunakan tabel sesuai standar dan materialnya.
Rumus Dasar
Satu inch sama dengan 25,4 mm. Jadi, Anda bisa mengalikan ukuran dalam inch dengan 25,4 untuk mendapatkan nilai dalam milimeter.
Rumus:
mm = inch × 25,4
Contohnya:
- ½ inch × 25,4 = 12,7 mm
- ¾ inch × 25,4 = 19,05 mm
- 1 inch × 25,4 = 25,4 mm
- 2 inch × 25,4 = 50,8 mm
Rumus tersebut tepat untuk mengonversi satuan panjang secara umum. Namun, jangan menggunakannya untuk menentukan diameter aktual pipa yang menggunakan ukuran nominal.
Tabel Ukuran Pipa inch ke mm
Untuk ukuran pipa dari satuan inch ke milimeter memiliki ukuran yang berbeda, hal ini karena standar pabrikasi dan acuan diameter yang digunakan tidak sama. Berikut tabel ukuran pipa PVC dan PPR yang perlu Anda ketahui.
1. Pipa PVC
Pipa PVC tersedia dalam berbagai ukuran, kelas, dan spesifikasi produk. Di Indonesia, kode seperti AW dan D umum digunakan pada produk PVC untuk membedakan karakteristik serta penggunaannya.
Untuk menentukan ukuran yang tepat, periksa OD (diameter luar), ketebalan dinding, kelas pipa, dan standar yang tercantum pada spesifikasi produk. Jangan menggunakan tabel pipa baja sebagai acuan untuk menentukan ukuran PVC.
Ukuran inch pada jenis pipa PVC ini menggunakan standar JIS di mana diameter luar dan dalamnya menggunakan satuan milimeter. Berikut tabel ukurannya sebagai acuan.
Inch | Pipa PVC (mm) |
⅝ inch | 17 mm |
½ inch | 22 mm |
¾ inch | 26 mm |
1 inch | 32 mm |
1 ¼ inch | 42 mm |
1 ½ inch | 48 mm |
2 inch | 60 mm |
2 ½ inch | 76 mm |
3 inch | 89 mm |
4 inch | 114 mm |
2. Pipa PPR (Polypropylene Random)
Pipa PPR menggunakan diameter luar dalam satuan milimeter sebagai acuannya. Oleh karena itu, penamaan seperti ½ inch, ¾ inch, atau 1 inch pada produk PPR tidak berarti diameternya merupakan hasil perkalian angka tersebut dengan 25,4.
Sebagai contoh, PPR yang umum dipasarkan sebagai ¾ inch memiliki OD 25 mm. Pada SDR 11, diameter dalamnya sekitar 20,4 mm.
Karena ukuran PPR menggunakan OD metrik, selalu periksa diameter luar dan ketebalan dinding pada spesifikasi produk sebelum memilih fitting. Berikut adalah tabel ukuran konversinya yang umum di pasaran.
Inch | Pipa PPR (mm) |
½ inch | 20 mm |
¾ inch | 25 mm |
1 inch | 32 mm |
1 ¼ inch | 40 mm |
1 ½ inch | 50 mm |
2 inch | 63 mm |
2 ½ inch | 75 mm |
3 inch | 90 mm |
4 inch | 110 mm |
3. Pipa HDPE (High-Density Polyethylene)
Berbeda dari pipa baja yang banyak menggunakan NPS, ukuran HDPE umumnya dinyatakan langsung berdasarkan diameter luar dalam milimeter, misalnya 25 mm, 32 mm, atau 40 mm.
Ketebalan dinding HDPE dapat berbeda berdasarkan SDR atau kelas tekanannya. Oleh karena itu, jangan menganggap pipa HDPE 32 mm sebagai hasil konversi dari 1 inch. Angka 32 mm menunjukkan diameter luar pipa, bukan hasil dari 1 × 25,4 mm.
Jenis pipa ini menggunakan standar ISO di mana diukur dari ketebalan dindingnya, dari sisi luar hingga sisi luar yang berlawanan menggunakan satuan milimeter (mm). Sama seperti pipa PPR, berikut konversi ukurannya.
Inch | Pipa PPR (mm) |
½ inch | 20 mm |
¾ inch | 25 mm |
1 inch | 32 mm |
1 ¼ inch | 40 mm |
1 ½ inch | 50 mm |
2 inch | 63 mm |
2 ½ inch | 75 mm |
3 inch | 90 mm |
4 inch | 110 mm |
Kesalahan yang Perlu Dihindari Saat Menentukan Ukuran Pipa
Kesalahan dalam membaca ukuran pipa dapat membuat pipa tidak cocok dengan fitting atau sambungannya. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
- Menganggap NPS atau DN sebagai diameter aktual: Ukuran nominal tidak selalu sama dengan OD atau ID pipa.
- Menggunakan rumus 25,4 untuk semua jenis pipa: Rumus tersebut hanya mengubah satuan inch menjadi mm. Untuk ukuran aktual pipa, gunakan tabel sesuai material dan standar.
- Menggunakan tabel baja untuk pipa plastik: PPR, HDPE, dan PVC memiliki sistem ukuran serta spesifikasi yang berbeda.
- Mengabaikan standar ulir: Pada sambungan berulir, pastikan jenis ulirnya kompatibel. BSP dan NPT memiliki profil berbeda sehingga tidak boleh dicampur hanya karena ukuran nominalnya sama.
- Memilih pipa hanya berdasarkan ukuran: Untuk aplikasi tertentu, tekanan kerja, suhu, jenis fluida, material, dan spesifikasi sambungan juga perlu dipertimbangkan.
Baca Juga: Kapasitor Bank: Fungsi, Cara Kerja, dan Komponennya
Pilih Ukuran Pipa Sesuai Kebutuhan
Jadi, itulah konveri satuan pipa inch ke mm. Konversi 1 inch = 25,4 mm memang sederhana, tetapi tidak bisa digunakan untuk menentukan diameter aktual semua jenis pipa. Pada pipa, Anda perlu membedakan ukuran nominal seperti NPS dan DN dengan ukuran fisik seperti OD dan ID.
Sebelum membeli pipa atau fitting, cek standar, material, OD, ketebalan dinding, serta jenis sambungan yang digunakan. Dengan begitu, ukuran yang dipilih tidak hanya sesuai secara nominal, tetapi juga cocok untuk kebutuhan instalasi.
Dalam merencanakan kebutuhan material, referensi dari berbagai sumber bisa membantu. Salah satunya, informasi yang tersedia di website Putra Delima Mandiri.
Pertanyaan umum
Apa beda NPS dan DN?
NPS menggunakan sistem penamaan dalam inch, sedangkan DN merupakan ukuran nominal dalam sistem metrik. Contohnya, NPS 2 setara dengan DN 50 dan NPS 4 setara dengan DN 100.
Bagaimana cara mengecek OD pipa yang sudah terpasang?
Ukur diameter luar pipa menggunakan jangka sorong, kemudian cocokkan hasilnya dengan tabel sesuai material dan standar pipa.
Berapa mm pipa PPR ¾ inch?
PPR yang umum dipasarkan sebagai ¾ inch memiliki OD 25 mm. Pada SDR 11, ID-nya sekitar 20,4 mm.
Berapa DN untuk pipa 2½ inch?
Pipa 2½ inch memiliki ukuran nominal DN 65. Pada pipa baja, OD-nya adalah 73,0 mm berdasarkan tabel dimensi NPS.
Bolehkah ulir DN 15 disambung dengan ulir ½ inch?
Bisa jika ukuran dan standar ulirnya kompatibel. Jangan hanya mencocokkan angka DN atau inch, tetapi periksa juga apakah ulir yang digunakan BSP atau NPT.


