Lewati ke konten utama

Crimping Kabel, Begini Cara dan Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

Panduan lengkap crimping kabel LAN dari alat hingga pengujian.

Proses crimping kabel jaringan menggunakan tang kuning

Kabel UTP banyak digunakan untuk menghubungkan perangkat dalam jaringan LAN. Agar kabel tersebut dapat dipasang ke port jaringan, kedua ujungnya perlu diberi konektor yang sesuai, inilah yang disebut crimping kabel. Proses ini biasanya dilakukan saat membuat kabel jaringan sendiri dengan panjang atau konfigurasi tertentu.

Secara umum, prosesnya dimulai dengan mengupas kulit kabel, meluruskan, dan menyusun delapan kabel kecil sesuai urutan warnanya kemudian memasukkannya ke konektor RJ45. Setelahnya, konektor dijepit menggunakan tang dan hasil pemasannya dapat diperiksa dengan LAN tester.

Artikel ini akan membahas seputar crimping kabel dengan lengkap, mulai dari alat dan bahan, langkah pemasangan, hingga kesalahan yang sering terjadi. Dengan memahami setiap tahapannya, Anda bisa menghindari risiko-risiko yang tidak diinginkan. Selengkapnya, simak pada artikel di bawah ini!

Apa Itu Crimping Kabel?

Crimping kabel adalah proses memasang dan merapikan ujung kabel jaringan agar dapat digunakan sebagai media transmisi data pada jaringan internet. Pada kabel LAN, proses ini dilakukan dengan memasang konektor pada ujung kabel sehingga konduktor di dalamnya dapat terhubung ke port jaringan perangkat.

Proses tersebut diperlukan, agar kabel UTP tanpa konektor tidak dapat langsung dipasang ke perangkat seperti access point, switch, atau komputer. Konektor tersebut menjadi bagian yang menghubungkan kabel dengan port Ethernet pada perangkat jaringan.

Selain agar kabel tersebut rapi, pemasangan ini juga dapat membantu menjaga sambungan agar tidak mudah lepas. Bagian kabel yang terbuka juga lebih terlindungi dari kontak fisik atau benda asing. Oleh karena itu, kualitas pemasangan perlu diperhatikan karena sambungan yang kurang baik dapat mengganggu kestabilan komunikasi data.

Baca Juga: Kabel Merah Positif atau Negatif? Ini Penjelasan Lengkapnya

Alat dan Bahan untuk Crimping Kabel

Sebelum melakukan crimping, Anda perlu mempersiapkan seluruh perlengkapannya agar proses pemasangannya dapat langsung dilakukan. Berikut alat dan bahan yang perlu disiapkan.

1. Tang Crimping

Tang ini berbeda dengan tang biasa yang sering digunakan. Tang crimping digunakan untuk mengupas, memotong, serta menjepit kabel dan konektor. Pada beberapa model, terdapat beberapa model yang bisa digunakan, seperti crimping hole untuk menjepit konektor, wire stripper untuk mengupas kulit kabel, dan wire cutter untuk memotong kabel.

Anda bisa memilih crimping tool yang sesuai dengan konektor RJ45 agar hasil jepitannya lebih konsisten.

2. Kabel UTP

Kabel UTP menjadi media penghubung antarperangkat dalam jaringan LAN. Di dalamnya, terdapat 4-8 pasang kabel kecil dengan kombinasi warna berbeda dan saling dipilin. Kedelapan kabel tersebut harus disusun sesuai standar sebelum dimasukkan ke konektor.

Pilih kabel berkualitas dan tidak cacat agar sinyal yang dihasilkan stabil pada jarak jauh atau pun yang telah ditentukan.

3. Konektor RJ45

Konektor RJ45 digunakan untuk menghubungan kabel UTP dengan port jaringan pada suatu perangkat. Satu kabel LAN dengan konektor pada kedua ujungnya membutuhkan dua buah konektor. 

Maka dari itu, sebaiknya siapkan beberapa konektor tambahan untuk mengantisipasi kesalahan saat pemasangan dilakukan karena jika sudah terjepit sebaiknya tidak dipakai ulang.

4. LAN Tester

LAN tester digunakan untuk memeriksa hasil pemasangan setelah kedua ujung kabel selesai disambung. Alat ini umumnya memiliki delapan lampu indikator untuk menunjukkan kondisi setiap jalur. 

Untuk kabel panjang dengan kedua ujung berada di lokasi yang berbeda, bisa Anda cek menggunakan tester dengan unit remote untuk mempermudah pengujian.

Urutan Pemasangan Kabel UTP dan RJ45 yang Tepat

Urutan warna kabel menentukan konfigurasinya, maka dari itu Anda harus memeriksa susunan setiap kabel sebelum konektor dijepit agar tidak perlu mengulang pemasangan.

1. Susunan Kabel Straight

Kabel straight menggunakan susunan yang sama pada kedua ujung. Susunan yang umum digunakan adalah T568B dengan urutan kabel UTP dari pin 1 sampai 8 berikut: putih-oranye, oranye, putih-hijau, biru, putih biru, hijau, putih-coklat, dan coklat.

Kabel ini umumnya digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda. Seperti PC ke switch atau router. Yang perlu Anda perhatikan adalah susunan pada kedua ujung harus sama.

2. Susunan Kabel Cross

Kabel cross menggunakan susunan berbeda pada kedua ujungnya. Ujung pertama dapat menggunakan susunan T568B, sedangkan ujung kedua menggunakan T568A. Perubahan ini menukar posisi pemasangan kabel oranye dan hijau.

Kabel cross secara tradisional digunakan untuk menghubungkan perangkat sejenis, seperti PC ke PC. Namun, sebagian besar perangkat jaringan modern sudah mendukung Auto MDI-X sehingga dapat menyesuaikan koksi secara otomatis. Maka dari itu, kabel straight ini lebih sering digunakan pada instalasi jaringan saat ini.

3. Posisi Pin pada Konektor

Untuk membaca urutan RJ45, Anda bisa memegang konektor dengan klip plastik menghadap ke bawah dan bagian tempat kabel masuk mengarah ke Anda. Pada posisi ini, pin 1 berada di sisi kiri dan pin 8 ada di sisi kanan.

Susun kabel dari kiri ke kanan sesuai standar yang dipilih. Pastikan posisi tersebut tidak berubah saat kabel dimasukkan ke konektor agar urutan pin tetap benar.

Cara Crimping Kabel LAN

Sebelum melakukan crimping kabel, pastikan perangkat yang akan dihubungkan tidak sedang tersambung ke sumber listrik. Periksa juga kondisi kabel dan peralatan yang digunakan sesuai agar pekerjaan lebih aman dan hasilnya rapi. Berikut langkah-langkahnya:

1. Kupas dan Susun Kabel

Kupas kulit luar kabel sekitar 2 cm dengan wire stripper tanpa menggores kabel di dalamnya. Luruskan delapan kabel kecil, lalu susun sesuai urutan warna yang dipilih. Pastikan tidak ada kabel yang bersilangan karena kabel yang lurus lebih mudah masuk ke konektor.

2. Potong dan Masukkan ke Konektor

Ratakan ujung kabel dengan wire cutter agar semuanya sama panjang. Masukkan kabel sampai ujung tembaga menyentuh ujung konektor dan kulit luar kabel ikut masuk ke dalam. Periksa ulang urutan warnanya sebelum menjepit.

3. Jepit dengan Tang Crimping

Letakkan konektor pada crimping hole yang sesuai, lalu tekan tuas tang hingga terjepit penuh. Jepitan ini akan mendorong pin menembus isolasi dan menempel pada tembaga. Ulangi langkah yang sama pada ujung-ujung kabel lainnya.

4. Uji dengan LAN Tester

Pasang kedua ujung kabel ke LAN tester dan nyalakan alatnya. Pada kabel straight, kedelapan lampu akan menyala berurutan dari 1-8. Jika ada lampu yang mati atau tidak berurutan, potong konektor lalu ulangi prosesnya.

Kesalahan Umum saat Crimping Kabel

Kesalahan kecil saat crimping kabel membuat kabel tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya, meskipun konektor terlihat sudah terpasang. Maka dari itu, pemeriksaan sebelum dan sesudah penjepitan tetap diperlukan.

1. Urutan Warna Terbalik atau Tertukar

Urutan warna yang salah membuat hubungan antar-pin tidak sesuai dengan konfigurasi yang digunakan. Dampaknya, koneksi dapat gagal atau kabel tidak bekerja sebagaimana mestinya. Solusinya adalah mencocokkan setiap warna dengan standar T568A atau T568B sebelum memasukkannya ke knoktor. 

2. Kabel Kurang Masuk atau Terlalu Panjang

Kabel yang kurang masuk dapat membuat konduktor tidak berada pada posisi yang tepat terhadap kontak konektor. Sementara itu, kupasan yang terlalu panjang membuat konduktor terbuka lebih banyak. Maka dari itu, pastikan ujung kabel mencapai bagian depan konektor dan selubung luar tetap berada di dalam konektor dan tidak berubah posisi.

Baca Juga: Ukuran Kabel Listrik: Cara Menentukan dan Tabel Lengkapnya

Pastikan Sambungan Kabel LAN Anda Lebih Rapi

Crimping kabel membutuhkan ketelitian mulai dari menyusun warna hingga menguji hasil pemasangannya. Gunakan alat yang sesuai, ikuti standar susunan kabel, dan jangan melewatkan tahap pengujian agar kabel siap digunakan untuk jaringan LAN.

Putra Delima menyediakan berbagai kebutuhan kabel, perpipaan, material listrik, dan pencahayaan untuk proyek Anda. Kunjungi laman putradelima.com dan temukan produk yang sesuai dengan kebutuhan instalasi Anda.

Pertanyaan umum

Berapa lama proses crimping satu kabel?

Untuk pemula, satu kabel dapat membutuhkan beberapa menit karena perlu menyusun warna dan memeriksa hasil pemasangan. Setelah terbiasa, prosesnya biasanya jadi lebih cepat.

Apakah crimping kabel bisa dilakukan tanpa LAN tester?

Bisa, tetapi hasil pemasangannya lebih sulit dipastikan. LAN tester membantu memeriksa kontinuitas dan urutan jalur kabel.

Apa bedanya kabel straight dan cross?

Straight menggunakan susunan yang sama pada kedua ujungnya, sedangkan cross menggunakan susunan yang berbeda dengan pertukaran pasangan oranye dan hijau.

Berapa konektor RJ45 yang dibutuhkan untuk satu kabel?

Satu kabel LAN dengan konektor di kedua ujung membutuhkan dua konektor RJ45. Maka dari itu, sebaiknya siapkan konektor cadangan jika terjadi kesalahan pemasangan.

Apakah kabel straight masih digunakan pada jaringan modern?

Ya. Kabel straight masih banyak digunakan karena perangkat jaringan modern umumnya sudah mendukung Auto MDI-X sehingga kebutuhan terhadap kabel cross semakin berkurang.

Butuh konsultasi teknis?

Tim kami bantu memilih spesifikasi kabel dan pipa yang tepat sesuai kebutuhan proyek Anda, gratis.

Konsultasi gratis via WhatsApp.